Penderita Kanker di Gaza Sudah Tidak Dapat Dikemoterapi

Luay yang berusia tiga tahun dari Gaza telah dipindahkan ke Tepi Barat yang diduduki untuk perawatan kanker/ MEMO

GAZA – Kementerian Kesehatan di Gaza  mengumumkan bahwa mereka tidak lagi dapat mengobati pasien kanker di Jalur Gaza yang dikepung Israel.

“Kanker usus besar dan paru-paru, serta pasien limfoma, tidak dapat diberikan dengan terapi yang diperlukan sekarang,” kata Dr Mohammed Abu Silmiya, direktur Rumah Sakit Anak-Anak Abdulaziz Al-Rantisi, dilansir MEMO, Selasa (21/8/2018).

Israel bertanggung jawab atas pengepungan Gaza yang telah diperpanjang selama lebih dari 11 tahun.

Dengan dukungan langsung AS, Israel telah meluncurkan tiga perang besar di Gaza atas nama memerangi terorisme, menghancurkan banyak infrastruktur wilayah kecil itu.

Pengepungan diam-diam telah menghukum warga sipil biasa, yang sekarang kekurangan segalanya, termasuk kebutuhan paling mendasar dari air bersih dan listrik.

Sekarang, bahkan fasilitas  kemoterapi sudah tidak lagi tersedia di wilayah tersebut.

 

Advertisement