LOMBOK – Ribuan umat muslim di Pulau Lombok menggelar shalat sunat taubat dan zikir bersama memohon ampun kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan, ketabahan serta dijauhkan dari bencana gempa yang sudah melanda daerah tersebut.
Shalat sunat taubat digelar Kamis (23/8/2018), dengan dipimpin TGH Fathul Azis Musthofa, dilengkapi Qunut Nazilah (doa memohon ampunan).
“Mari kita bermunajat kepada Allah SWT, dengan harapan apa yang menjadi ujian dan cobaan kita selama ini segera diakhiri serta diberikan ketabahan juga ketenangan,” ungkap TGH Fathul Azis Musthofa usai shalat, dikutip Antara.
Ia juga mengajak semua jamaah shalat menadahkan tangan meminta dan berserah kepada Allah SWT, agar ujian yang diberikan selama ini segera berakhir dan masyarakat NTB selalu diberikan ketabahan.
Sementara itu, Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi yang juga ikut melaksanakan shalat menyampaikan, shalat sunat taubat digelar agar apa yang menjadi hajat dan doa dikabulkan.
Ia mengatakan, sejak akhir Jui 2018, Lombok, bahkan NTB terus diberikan ujian oleh Allah SWT dengan berbagai bencana. Yaitu gempa bumi pada 29 Juli 2018. Ratusan ribu rumah warga hancur, ratusan orang meninggal dunia, termasuk korban luka-luka.
Akan tetapi, menurutnya bencana bagi orang beriman bukanlah azab, melainkan ujian dan cobaan. Dimana, di dalam Alquran yang artinya, tidak boleh ada yang ragu bagi orang beriman ketika di uji karena sesungguhnya itu adalah musibah.
“Musibah adalah cobaan, mudah-mudahan dengan cobaan ini kita semakin kokoh dan kuat akan keyakinan kita kepada Allah SWT,” terangnya.





