Kementerian HAM Yaman: Houthi Didukung Iran Sudah Tewaskan 1.372 Anak Sejak Perang Yaman

Konflik Yaman yang sudah berlangsung tiga tahun sejak 26 Maret 2015 dan menewaskan 10.000 orang, yang diuntungkan hanya pedgang senjata, korbannya rakyat jelata.

YAMAN – Seorang pejabat senior Yaman mengatakan milisi Houthi  dan Iran  telah dengan kejam menewaskan 1.372 anak-anak dan 814 wanita sejak perang pecah di Yaman pada tahun 2014.

Mohammed Askar, Menteri hak asasi manusia Yaman, mengatakan,  “Ratusan anak-anak dan perempuan telah tewas juga dari Maret hingga Agustus tahun ini.” Pembunuhan tersebut didokumentasikan oleh kementerian dalam bentuk laporan yang akan segera dirilis,” katanya.

Askar, sambil menghargai dukungan Arab Saudi dan koalisi Arab, mengatakan, “Kerajaan dan UEA bersama-sama telah menyediakan setengah dari bantuan kemanusiaan dan bantuan sesuai target yang ditetapkan oleh PBB untuk 2018.”

Askar juga mencerca perilaku destabilisasi Iran, mencatat pengamatan panel PBB, yang mengatakan bahwa Houthi menggunakan “senjata kemenangan termasuk rudal dan senjata anti-tank yang diselundupkan dari Iran.

“Iran telah berhasil mengubah Houthis menjadi alat militer yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional, terutama di koridor navigasi Yaman seperti Bab Al-Mandab dan perairan yang bersebelahan.”

Askar mengatakan, “Iran menemukan di runtuhnya negara-negara (seperti Yaman) peluang ideal untuk mengekspor ideologi revolusi Khomeini, dan memperluas pengaruh regionalnya.”

“Hubungan Iran-Houthi telah menyebabkan pembunuhan lebih dari 814 wanita Yaman yang tak bersalah sejak 2014 serta 89 tahanan, yang tewas di penjara ilegal yang dikelola Houthi karena penyiksaan dan bahkan eksekusi, ”tambahnya, dikutip Arabnews, Kamis (30/8/2018).

“Iran telah menggelontorkan dana dan senjata dalam upaya yang kuat untuk memperluas hegemoni mereka di wilayah tersebut. Ketegasan Iran telah membuat perang berkecamuk, yang telah menghancurkan kehidupan orang Yaman, ”katanya.

Dia menunjukkan bahwa sejumlah besar warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, telah ditangkap dan ditahan di pusat-pusat penahanan ilegal oleh Houthis.

“Tahun ini saja sampai hari ini, 12 tahanan telah dibunuh oleh Houthis di penjara mereka,” kata menteri.

“Kementerian Hak Asasi Manusia Yaman telah mendokumentasikan 13.389 tewas, termasuk 1.372 anak-anak, sejak Houthi menyatakan perang dan menyerbu ibukota Saana pada 12 Desember 2014, hingga Februari tahun ini.”

 

Advertisement