FREETOWN, (KBK) – Meski sudah dinyatakan Sierra Leone sudah bebas dari berjangkit Ebola, ternyata belum sepenuhnya penyakit mematikan ini hengkang dari negara Afrika Barat itu.
Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan pekan lalu (14 Januari 2016), Afrika Barat sudah bebas Ebola yang sudah berjangkit sejak akhir 2013.
Petugas Komunikasi Pusat Respon Ebola Nasional, Yaya Tunis, menegaskan, kasus baru Ebola ditemukan, orang yang terinfeksi dirawat di rumah sakit militerFreetown, Ibukota Negara Afrika Barat.
Dikatakan Tunis, pasien baru tersebut adalah kerabat dekat dari gadis 22 tahun yang meninggal akibat Ebola awal bulan ini di distrik Magburaka, Distrik Tonkolili.
Tunis menyatakan, pihaknya telah meneliti dan memeriksa di labor sampel darah pasien, hasilnya ia terbukti positif Ebola. Gadis itu kemudian diisolasi..
Tunis mendesak warga untuk waspada dan terus menjaga lingkungan bersih.
Kepala Dinas Kesehatan Nasional, Brima Kargbo, menegaskan kebangkitan virus Ebola, dimungkinkan karena mutasi virus.
Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (22/1/2016), Ebola telah menewaskan lebih dari 11.000 orang, sebagian besar di Guinea, Sierra Leone dan Liberia sejak Desember 2013.





