JAKARTA – Guncangan gempa 6,4 SR yang menggetarkan hampir seluruh wilayah Jawa Timur dan Bali membuat warga berhamburan keluar rumah.
Khususnya masyarakat di Sumenep dan Situbondo yang merasakan guncangan kuat selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah.
Begitupun dengan warga di Malang, “Ada gempa. Lindu, lindu,” teriak Mansyur, warga Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018) dini hari.
Saat guncangan gempa, Mansyur sedang berada di ruang tamu. Ia sedang menunggu untuk menjemput kerabatnya yang baru saja pulang dari Ziarah Wali di Jawa Tengah. “Cukup kuat guncangannya,” kata Mansyur, dikutip beritajatim.
Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan.
Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.
Dihimpun Antara, Posko BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya. Sejauh ini dilaporkan tiga orang tewas dan sejumlah bangunan rusak.
BMKG sebelumnya menyatakan gempa 6,4 SR yang terjadi Kamis (11/10/2018) pukul 01.44 WIB terjadi pada Lintang 7.42 LS, Bujur 114.47 BT kedalaman 10 KM dan lokasi di Selat Bali.
Titik pusat gempa bumi 61 km timur laut Situbondo, Jawa Timur, 83 KM Tenggara Sumenep, Jatim, 87 KM timur laut Kabupaten Bondowoso, 161 KM barat laut Denpasar, Bali, dan 860 KM tenggara Jakarta dan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.





