Pascagempa, Ancaman Banjir Bandang dan Longsor Makin Tinggi di Sigi

Ilustrasi Jembatan roboh di Kaleke, Dolo Barat, Sigi, Sulawesi Tengah akibat banjir Antara

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengatakan  potensi banjir bandang dan longsor semakin besar di sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi, Donggala, dana Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho  mengatakan wilayah di Kabupaten Sigi yang terancam terkena longsor yakni Dolo, Dolo Barat, Dolo Selatan, Gumbasa, Kinovaro, Kulawi, Kuwali Selatan, Lindu, Marawola, Marowala Barat, Nokilalaki, Palolo, Papikoro, Sigibiromaru, Tanambulava.

Kemudian, untuk wilayah Donggala yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Banawa, Banawa Selatan, Banawa Tengah, Labuan, Tanantovea, Sojol, Sojol Utara, dan Sirenja.

“Material tanah yang rapuh akibat hentakan gempa 7,4 (skala richter) jika ditimpa hujan deras mudah sekali longsor,” katanya.

Longsor akan menyebabkan sejumlah jalan dan jalur air sungai tertimbun. Hal itu yang membuat banjir bandang akan melanda sejumlah wilayah tersebut. Dia mengingatkan curah hujan tertinggi akan terjadi di Desember.

Sutopo menjelaskan sebelum ada  gempa saja Sulawasi Tengah sudah beberapa kali banjir bandang.

Advertisement