Warga Palestina Meninggal Setelah Empat Tahun Menderita Luka Akibat Tembakan Israel

Ilustrasi Serangan Israel hancurkan Rafah, Gaza pada tahun 2014/ AP

GAZA – Seorang warga Palestina pada hari Sabtu (3/11/2018) menyerah pada luka yang dideritanya akibat serangan mematikan Israel tahun 2014 di Jalur Gaza.

Mohammed Nasser al-Rifi (14), terluka parah dalam serangan Israel di rumahnya di daerah Al-Tuffah, timur Kota Gaza, pada tahun 2014.

“Dia meninggal karena luka-lukanya pada hari Sabtu di rumah sakit Al-Wafa di Gaza,” kata juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra, dikutip Anadolu.

Ayah, saudara laki-laki dan empat saudara kecil itu telah lebih dulu meninggal dalam serangan Israel.

Pada Juli 2014, tentara Israel melancarkan serangan 51 hari di Jalur Gaza dengan dalih menghentikan tembakan roket dari wilayah Palestina.

Sebanyak 2323 warga Palestina menjadi martir dan sekitar 11.000 lainnya terluka dalam serangan itu, menurut angka yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Jalur Gaza telah mengerang di bawah blokade Israel yang melumpuhkan sejak 2006 yang telah memusnahkan ekonomi wilayah itu dan merampas dua juta penduduknya dari banyak komoditas pokok.

Advertisement