NUSA TENGGARA TIMUR (KBK)- Warga Desa Nuanaga dan Desa Ngaluoja, Dusun Aeipo, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, NTT yang terkena banjir bandang pada Sabtu, (30/1/2016) sempat melakukan pemblokiran jalan. Hal tersebut dilakukan warga karena alat berat yang dijanjikan oleh pemerintah guna mengangkat batu besar yang menutupi jalur air dianggap lambat.
Intensitas hujan sementara masih kecil dalam waktu 30 menit. Apabila intensitas hujan besar, dikhawatirkan banjir akan kembali menerpa desa tersebut akibat aliran air yang masih tertutup batu.
Menurut pantuan tim KBK alat berat belum dapat didatangkan karena terputusnya dua akses jalan yang ada di Kabupaten Ende.
Selain itu warga sangat membutuhkan air minum dan air bersih. pasalnya sumber air bersih sudah tertutup lumpur. Warga juga butuh posko dapur, pakaian, selimut, susu dan perlengkapan bayi. Hingga sekarang upaya bantuan yang sedang diterjunkan ke lokasi banjir baru berupa logistik seperti mie instan dan air mineral.
Saat ini warga Desa Nuanaga membutuhkan air bersih dan MCK. Hanya terdapat 2 tempat MCK yang dapat digunakan, sedangkan yang lain hanyut terbawa air.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materil yang dialami oleh Desa Nuanaga 10 rumah hilang, 16 rumah rusak berat, dan 10 rumah lagi rusak ringan. Selain itu di Desa Ngaluoja setidaknya 3 rumah terbawa air, dan 33 rumah rusak ringan.





