BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor Sulsel 59 Orang, 25 Masih Hilang

Ilustrasi Banjir di Sulawesi Selatan/ Istimewa

MAKASSAR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia banjir dan longsor Sulawesi Selatan sebanyak 59 orang meninggal dan 25 orang hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban meninggal terbanyak di wilayah Gowa. Dia merinci, di Gowa banjir dan longsor menyebabkan 44 orang meninggal, 21 orang hilang.

“Longsor yang menimbulkan banyak korban terjadi di Dusun Pattiro Desa Pattallikang Kecamatan Manuju Kab Gowa. Longsor terjadi saat hujan lebat. Material longsor menutup separuh Dusun Pattiro dan menimbun belasan rumah,” katanya.

Ditambahkannya, bencana di Sulawesi Selatan berdampak di 106 desa di 61 kecamatan di 13 kabupaten/kota yaitu Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai.

“Data sementara bencana di Sulawesi Selatan per 25 Januari pukul 12.00 WIB tercatat 6.596 orang terdampak, 3.481 orang mengungsi, 79 unit rumah rusak,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/1/2019).

Selain itu, Sutopo mengatakan 4.857 unit rumah terendam, dan 11.876 hektare sawah terendam banjir.

 

 

 

Advertisement