Belasan Titik Rawan Longsor di Banjarnegara Dipasang Alat Deteksi Dini

ilustrasi

BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara telah memasang alat deteksi dini tanah longsor di 13 titik rawan bencana.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman menjelaskan alat deteksi dini longsor dipasang di daerah rawan tanah longsor seperti Desa Kebutuhjurang, Suwidak, Mlaya, Tlaga, dan Clapar.

“Mudah-mudahan nantinya makin banyak desa yang sudah terpasang alat deteksi dini tanah longsor mengingat sejumlah wilayah di Banjarnegara ini kan rawan longsor,” katanya.

Dia mengatakan pemasangan alat deteksi dini tanah longsor dilakukan secara bertahap berdasarkan peta potensi bencana di Banjarnegara.

“Semuanya dilakukan sebagai salah satu upaya mengurangi dampak bencana longsor atau mitigasi tanah longsor,” katanya, Selasa (26/2/2019), dilansir Antara.

Ia menambahkan BPBD juga juga mengimbau warga mewaspadai kemungkinan terjadinya tanah longsor dan pergerakan tanah selama musim hujan.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, pada dasarian tiga Februari sebagian besar wilayah Banjarnegara berpeluang menghadapi curah hujan kategori menengah (101 – 150 milimeter per dasarian), kecuali wilayah Susukan dan Purworejo Klampok yang diperkirakan menghadapi curah hujan 76 – 100 milimeter per dasarian.

Advertisement