MOSUL – Hampir 100 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, meninggal akibat terbaliknyya sebuah kapal feriĀ tenggelam di sungai yang meluap di Mosul.
Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi menetapkan tiga hari berkabung nasional ketika ia mengunjungi lokasi tragedi itu. Dia memerintahkan penyelidikan cepat untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Kapal itu penuh dengan pria, wanita dan anak-anak menyeberangi Tigris untuk pergi ke tempat wisataĀ untuk merayakan Nowruz, Tahun Baru Kurdi dan liburan di Irak menandai awal musim semi.
Kecelakaan itu diduga terjadi karena kapal yang kelebihan muatan sehingga kapal terbalik.
Kementerian dalam negeri, mengatakan 94 orang telah tewas dan 55 orang diselamatkan, setelah juru bicaranya Saad Maan mengatakan setidaknya 19 anak termasuk di antara yang tewas.
Perdana menteri mengatakan 61 wanita telah tewas dalam kecelakaan itu.
Sementara perang dan serangan ekstremis telah merenggut ratusan ribu nyawa di Irak dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan semacam itu relatif jarang terjadi.
“Ini bencana, tidak ada yang mengharapkan itu,” kata seorang pria muda yang baru saja berhasil mencapai pantai.
“Ada banyak orang di kapal, terutama wanita dan anak-anak,” katanya kepada AFP.





