GAZA – Hamas, kelompok yang memerintah di Jalur Gaza, mengatakan pihaknya telah mencapai gencatan senjata dengan Israel setelah terjadi baku tembak pada Senin (25/3/2019).
“Upaya-upaya Mesir berhasil dengan gencatan senjata antara pendudukan dan faksi-faksi perlawanan,” kata jurubicara Hamas Fawzi Barhoum.
Gencatan senjata yang dilaporkan itu terjadi tak lama setelah beberapa roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel pada Senin malam.
Hamas dan Jihad Islam di Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan mereka menembakkan target melintasi perbatasan dan memperingatkan mereka akan meningkat jika tentara Israel melancarkan serangan lebih lanjut.
Sebelumnya pada Senin malam, pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara terhadap posisi Hamas di seluruh Jalur Gaza, sebagai pembalasan atas sebuah roket dari kantong Palestina yang menghantam sebuah rumah Israel.
Ketika serangan Israel dimulai, warga di bagian utara Jalur Gaza melaporkan mendengar suara ledakan sebelumnya pada Senin malam. Media lokal melaporkan bahwa serangan udara mendarat di daerah pertanian di timur Khan Younis di selatan Gaza.
Harry Fawcett dari Al Jazeera, melaporkan dari perbatasan Gaza-Israel, mengatakan beberapa bangunan kosong yang terkait dengan Hamas telah dihantam.
“Dari rekan-rekan kami di dalam Gaza, kami mendengar bahwa sejauh ini, sasarannya tampaknya adalah kamp pelatihan kosong yang terkait dengan sayap militer Hamas, juga pangkalan laut,” kata Fawcett.





