JAKARTA-Memasuki pertengahan Februari kasus demam berdarah dengue (DBD) di beberapa wilayah di Indonesia meningkat. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, rumah sakit daerah (RSUD) mengalami pelonjakan pasien.
Termasuk di DKI Jakarta, sampai saat ini warga yang terkena terus meningkat. Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris mengimbau pada pemerintah agar menangani kasus ini dengan baik.
Fahira juga mengingatkan, selama musim hujan di mana biasa DBD mewabah, Pemprov DKI Jakarta harus memastikan tidak ada pasien DBD yang ditolak oleh Rumah Sakit karena ruang perawatan penuh atau alasan teknis lainnya. Selain itu, stok darah juga harus dijamin ketersediaanya.
“Jangan sampai ada pasien DBD yang ditolak. Stok darah yang biasanya pada Januari dan Februari menipis harus dicari solusinya agar terus ada,” kata putri dari politikus Fahmi Idris ini dalam rilisnya kepada KBK,Selasa (16/2).
Wanita yang juga Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) itu juga mengatakan, bahwa pencegahan DBD dan penanganan ini harus serius sama seperti masalah lain di Jakarta.
Pencegahan DBD ini sama pentingnya dengan pencegahan banjir selama musim hujan. Jadi Pemprov Jakarta harus bisa fokus menangani DBD,” pungkasnya.*





