JAKARTA – RS Budi Kemuliaan menyebut ada tiga korban luka tembak kerusuhan Petamburan yang dirujuk ke rumah sakit ini, dan salah satu yang bernama Farhan Syafero, laki-laki 30-an tahun meninggal.
Direktur Pelayanan Medis RS Budi Kemuliaan, Muhammad Rifki menjelaskan, hasil diagnosa, korban luka tembak berasal dari peluru tajam. “Yang kita curigai luka tembak untuk (peluru) tajam ada tiga. Yang kita curigai itu. Satu meninggal tadi pagi,” kata Rifki, Rabu (22/5/2019) di Jakarta.
Riki menerangkan, mereka yang menjadi korban penembakan peluru tajam, terdiagnosa menyasar pada bagian bawah leher. Korban yang meninggal, kata Rifki terdapat luka tembak dari peluru tajam yang bersarang ke bagian sekitar antara leher dan dada atas.
“Hasil pemeriksaan kita sementara seperti itu. Tetapi nanti hasil autopsi yang lebih menjelaskan,” ujar dia, dilansir Republika.co.id.





