Meninggal akibat Luka Tembak Dada di Petamburan, ini Kesaksian Teman Farhan Syafero

Kediaman korban Farha Syafero/ Tempo.co

DEPOK – Salah satu warga Depok Jawa Barat yang menjadi korban tewas bentrokan, Farhan Syafero (30) meninggal akibat luka tembak di bagian dada.

Rekan Farhan Syafero, Muhammad Syarif (23) mengatakan, saat kejadian Farhan sedang bersama dirinya di depan rumah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

“Berangkat Selasa jam 11 malem, langsung menuju Petamburan, rumah Habib Rieziq,” kata Syarif di rumah almarhum Farhan, RT 03 RW 07 Kampung Rawa Kalong, Kelurahan Grogol, Limo, Depok.

Syarif mengatakan, Farhan dan dirinya tidak terlibat dalam aksi bentrokan pada Selasa malam. “Kita hanya nongkrong-nongkrong sampai jam 2. Sudah dengar suara berondongan senjata tuh dari arah Tanah Abang,” kata Syarif.

Tiba-tiba, kata Syarif, massa berlarian ke arah rumah Rizieq Shihab Petamburan yang diikuti oleh aparat kepolisian yang terus menembakkan gas air mata ke kerumunan massa.

“Udah crowded banget, saya terpisah dengan Farhan. Setelah dapat kabar, ternyata Farhan sudah di rumah sakit,” kata Syarif, dikutip Tempo.co.

 

Advertisement