PBB Minta Masyarakat Hati-hati Terhadap Terorisme

Antonio Guterres/BBC

WINA – Sekretaris jenderal PBB  menyerukan sikap lebih waspada terhadap kebencian dan ekstremisme kekerasan, merujuk pada serangan mematikan baru-baru ini di masjid dan gereja.

“Kita harus lebih waspada dari sebelumnya dalam menghadapi kebencian korosif dan ekstremisme kekerasan, online dan offline,” kata Antonio Guterres pada acara yang menandai peringatan 40 tahun Pusat Internasional Wina.

“Dua minggu lalu, saya mengunjungi Christchurch, Selandia Baru, di mana saya menyatakan solidaritas saya dengan komunitas Muslim setelah serangan mengerikan pada dua masjid,” katanya, dilansir Anadolu.

Pada 15 Maret, setidaknya 51 jamaah Muslim dibantai dan banyak yang terluka dalam serangan teror supremasi kulit putih di dua masjid di Christchurch.

Guterres juga mengingat serangan mematikan terhadap gereja-gereja Sri Lanka dan Burkina Faso dan sebuah sinagog California.

Pada bulan April, setidaknya 250 orang terbunuh di Sri Lanka pada Paskah ketika puluhan ratusan orang Kristen menghadiri doa khusus.

Sebelumnya pada bulan Mei, tujuh orang juga tewas dalam serangan bersenjata di sebuah gereja Katolik di Burkina Faso.

Juga pada bulan April, penembakan di sebuah sinagog di luar San Diego, California menewaskan seorang wanita dan menyebabkan tiga orang lainnya cedera.

Advertisement