Penumpang Pesawat Air Canada Beri Kesaksian saat Turbulensi Banyak yang Jatuh dan Hantam Atap Pesawat

HAWAII – Turbulensi terjadi pada sebuah penerbangan Air Canada ke Australia pada Kamis (11/7/2019) membuat puluhan pernumpang mengalami luka ringan dan memaksa pesawat mendarat di Hawaii.

Juru bicara Air Canada Angela Mah mengatakan penerbangan dari Vancouver ke Sydney mengalami turbulensi yang tidak terduga dan mendadak, sekitar dua jam melewati Hawaii ketika pesawat dialihkan ke Honolulu, membuat sekitar 35 orang dengan luka ringan.

“Pesawat baru saja jatuh,” salah satu penumpang, Stephanie Beam mengatakan kepada kantor berita The Associated Press.

“Ketika kita  turbulensi, aku bangun dan melihat ke atas untuk memastikan anak-anakku tertekuk. Hal berikutnya yang aku tahu ada tubuh di langit-langit pesawat.”

Seorang wanita di belakangnya menghantam langit-langit dengan sangat keras sehingga dia merusak selubung masker oksigen, kata Beam, dari Colorado, AS.

“Saya menyaksikan sejumlah besar orang menabrak langit-langit pesawat,” kata penumpang lain Alex MacDonald. “Beberapa pramugari membawa makanan keluar pada saat itu, dan mereka menabrak atap juga.”

Penumpang Luke Wheeldon mengatakan kepada kantor berita Honolulu KTIV tentang setengah dari penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman.

“Tidak ada peringatan dan kemudian setengah dari mereka, kepala mereka menabrak atap sekaligus,” katanya. “Dan aku berkata, ‘Oh, ini hari yang buruk.’”

Turbulensi terjadi pada ketinggian 36.000 kaki (10.973 meter) sekitar 966 km barat daya Honolulu, kata juru bicara Administrasi Penerbangan Federal AS Ian Gregor.

 

Advertisement