RAMALLAH – Seorang jurnalis foto Palestina terluka di leher akibat peluru karet yang ditembakkan oleh tentara Israel selama demonstrasi di sebuah pos pemeriksaan militer Israel di utara Ramallah, pada Senin (9/9/2019).
Puluhan mahasiswa dan aktivis Universitas Birzeit memprotes kematian tahanan Palestina Bassam Sayeh saat dalam tahanan. Warga Palestina menuduh bahwa Sayeh, yang menderita kanker, meninggal karena kelalaian medis oleh Layanan Penjara Israel.
Tentara Israel yang ditempatkan di pos pemeriksaan menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah pengunjuk rasa dengan ringan melukai jurnalis foto di leher sementara yang lain menderita mati lemas akibat gas air mata dan granat setrum.
Sementara itu, dilaporkan WAFA, warga Palestina juga mengadakan protes duduk di luar kantor Palang Merah di Ramallah untuk memprotes kematian Sayeh dan menuntut intervensi dari Palang Merah untuk membantu warga Palestina yang sakit lainnya yang mungkin mati di penjara karena kelalaian.
Komisi Tahanan, Lembaga Tahanan dan kelompok masyarakat sipil lainnya menuntut Israel untuk bertanggung jawab atas kematian Sayeh dan menyerukan agar Israel bertanggung jawab untuk mengabaikan para tahanan yang sakit.





