Mahasiswa Al Azhar yang Sempat Kritis Sudah Sadar dan Dapat Komunikasi

Demonstrasi penolakan RUKHP/ Tirto.id

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia yang mengalami luka berat saat ikut demo mahasiswa di gedung DPR, Selasa (24/9/2019), Faisal Amir, kondisinya dilaporkan sudah membaik dan dapat berkomunikasi.

Meski demikian, Direktur RS Pelni Dewi Fankhuningdyah menyebut Faisal masih mendapatkan perawatan di ruang ICU.

Tim medis juga masih melakukan pengawasan yang cukup intensif untuk memantau keadaan Faisal. Belum dapat dipastikan waktu Faisal dapat masuk dalam masa pemulihan.

Ia pun berharap agar tidak ada tindakan intensif dan Faisal dapat dipindahkan ke ruang rawat biasa.

“Masih dalam observasi, sejauh ini semoga tidak ada tindakan intensif lagi yang diperlukan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat dipindahkan dulu ke ruang rawat biasa, kemudian pemulihan, dan bisa pulang rawat jalan,” tambahnya, dikutip CNNIndonesia.com.

Sebelumnya, Dewi menerangkan, tim medis telah berhasil melakukan operasi sekitar tiga sampai empat jam kepada Faisal. Operasi dilakukan akibat pendarahan kepala bagian belakang, selain itu, mahasiswa Al-Azhar ini juga menjalani stabilisasi tulang bahu sebelah kanan yang sempat patah.

 

Advertisement