Abbas: Palestina Tak Akan Biarkan Negara Manapun Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Mahmoud Abbas/AFP
RAMALLAH – Presiden Mahmoud Abbas kembali menegaskan jika Palestina tidak akan mengizinkan negara manapun untuk memindahkan kedutaan mereka ke Jerusalem.

Menurut kantor berita resmi WAFA Palestina, Abbas, saat pertemuan di kota Ramallah, Tepi Barat, mengatakan,  “Pemerintah Palestina tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump atau siapapun menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel.”

“Pemerintah Palestina akan melawan keputusan Trump dan tidak membiarkan negara mana pun memindahkan kedutaannya ke Jerusalem sampai masalah Palestina-Israel diselesaikan.”

Menekankan pada solusi dua-negara, ia berkata,  “Yerusalem Timur adalah tempat lahir dari ketiga agama Ibrahim: Islam, Kristen dan Yudaisme. Orang percaya dapat datang ke sini, berdoa dan bebas memenuhi kewajiban agama mereka. Kami selalu mengatakan bahwa Yerusalem Timur adalah ibu kota negara kita dan terbuka untuk semua agama, ” paparnya, dilansir Anadolu, Minggu (22/4/2018).

Abbas juga menyerukan orang-orang Arab dan Muslim untuk mengunjungi tanah-tanah yang diduduki, terutama Yerusalem.

Pada 6 Desember 2017, Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menarik kecaman internasional dan protes marah di wilayah Palestina.

Advertisement