ABK WNI di Sabah Diminta Waspada Penyanderaan

Ilustrasi/ Liputan6.com

SABAH –  KJRI Tawau meminta warga negara Indonesia (WNI), terutama yang bekerja di wilayah perairan Sabah,t untuk berhati-hati dari ancaman penyanderaan.

Konjen RI di Tawau, Sulistijo Djati Ismojo mengimbau semua WNI, terutama yang bekerja di sektor perikanan harus mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyanderaan.

Dikutip The Star, dia meminta anak buah kapal (ABK) WNI untuk mematuhi peringatan dan peraturan yang ditetapkan Pemerintah Malaysia, termasuk para penegak maritim Malaysia. Dia juga mengimbau kapal asing dilengkapi dengan fitur dan sistem keamanan yang dipersyaratkan oleh Negeri Jiran.

Penjaga pantai Filipina sebelumnya memperingatkan ada sekitar 10 anggota Abu Sayyaf berencana melancarkan penculikan di Sabah. Mereka mempersenjatai diri dengan pistol, senapan dan peluncur granat.

Penjaga pantai Filipina juga mengimbau agar kapal-kapal asing meningkatkan kewaspadaan.

Advertisement