Akibat Karhutla Indonesia, Singapura Rugi Hampir Rp 10 Trilyun

Ilustrasi Singapura/ IST

SINGAPURA-Akibat Kebakaran Hutan yang terjadi di sejumlah pulau di Indonesia, Singapura mengalami kerugian hampir Rp 10 Trilyun, atau sekira US$700 juta

Zulkifli mengatakan bahwa tahun 2015 lalu kebakaran hutan diperburuk dengan fenomena alam angin panas El-Nino.

Guna mengatasi masalah yang merugikan negaranya ini, Zulkifli mengatakan bahwa harus ada kerja sama dengan Indonesia dan Singapura.

“Dalam hal ini kami sudah bertanya kepada pemerintah Indonesia untuk secara resmi memberikan kami nama direktur dari perusahaan-perusahaan itu, juga lokasi di mana kebakaran terjadi sehingga perusahaan itu dapat ditindak, terutama jika asapnya sudah mempengaruhi Singapura,” ujar Zulkifli seperti dikutip Channel NewsAsia, Rabu (16/3).

Sementara itu, hingga kini Indonesia sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus-kasus kebakaran hutan. Ratusan kasus sudah naik ke tahap penyidikan.

Pekan lalu, pemerintah Indonesia juga sudah menyatakan situasi gawat darurat untuk mencegah terulangnya kabut asap pada akhir tahun lalu.

Pada Senin (14/3), Kepala Bidang Klimatologi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Rahadi Prabowo, memprediksi bahwa udara akan lebih kering di beberapa daerah titik api di bulan ini dan April.

Namun, beberapa pejabat lain mengatakan kepada Reuters bahwa ada 50 persen kemungkinan angin dingin La Nina berdampak di Indonesia pada kuarter akhir tahun ini sehingga cuaca diperkirakan lebih basah.

Advertisement