Aktivis Tuduh Trump Sengaja Tunda Pertemuan Anak Migran dan Orangtua

Ilustrasi Sekitar 1.500 anak yang tiba di perbatasan saja tidak diketahui/ Reuters
NEW YORK – Perwakilan, ulama, aktivis dan pengacara New York terpilih menuduh pemerintahan TrumpĀ  dengan sengaja menunda reunifikasi keluarga migran yang terpisah di perbatasan AS-Meksiko.

Koalisi aktivis menyerukan kepada presiden Republik untuk menghapuskan badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE), di luar fasilitas di Harlem di mana sekitar 250 anak-anak migran telah ditampung tanpa diberitahu dimana orang tua mereka.

Total lebih dari 2.300 anak dipisah dari keluarga mereka sebagai konsekuensi dari praktikĀ  pemerintah yang melihat orang tua mereka dituntut karena secara ilegal melintasi perbatasan dengan Meksiko, bahkan jika mereka melakukannya untuk mencari suaka.

Banyak yang melarikan diri dari kekerasan dan kemiskinan gang di Amerika Tengah.

Setelah kecaman domestik dan global atas perpisahan keluarga, yang melihat anak-anak pindah ke seluruh Amerika Serikat, Trump mengakhirinyaĀ  pada 20 Juni.

Namun pemerintahannya gagal memenuhi tenggat waktu yang dijatuhkan pengadilan, yang awalnya berakhir pada hari Selasa 910/7/2018),Ā  untuk menyatukan orang tua dengan anak-anak berusia lima tahun ke bawah. Seorang hakim San Diego sejak itu memberi pemerintah AS lebih banyak waktu.

The New York Times melaporkan hakim juga telah memerintahkan anak-anak yang lebih besar untuk bersatu kembali dengan keluarga mereka pada 26 Juli.

Ā 

Advertisement