BALI – Aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Agung pada 24 jam terakhir kembali meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang terjadi di bawah angka sepuluh kali.
Kini, dalam waktu 24 terakhir kegempaan meningkat menjadi 32 kali. Sementara per enam jam terakhir mulai pukul 00.00-06.00 tercatat 5 kali gempa vulkanik.
Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Kamil Devy Syahbana menjelaskan, “Sekarang tremor menerusnya masih terus berlangsung. Tremor menerus ini mengindikasikan untuk terjadinya masih tetap ada. Dan kecenderungannya erupsi masih terus berlangsung,” ucap Devy Syahbana, dikutip Balipost.
Dia menjelaskan, kondisi tremor rendah dan banyaknya gempa vulkanik itu menandakan pertumbuhan lava dalam kawah masih terus langsung. Dan sampai detik ini pihaknya masih mengikuti perkembangan Gunung Agung .
Terkait terjadinya gempa terasa 3.1 SR, Devy mengindikasikan masih adanya suplai magma. Walaupun gempa tektonik lokal, akan tetapi masih berkaitan dengan aktivitas dari Gunung Agung.





