AS Percepat Pembukaan Kedubes di Yerusalem, Bertepatan dengan Ultah Israel

Sejak Trump mengakui Yerusalem Ibukota Israel Presiden Abbas berang/ Reuters
WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengatakan jika dia mungkin akan mengunjungi Yerusalem dalam pembukaan kedutaan AS di sana pada bulan Mei.

“Saya mungkin, saya mungkin,” kata Trump menanggapi pertanyaan oleh seorang reporter saat memberikan sambutan singkat di Gedung Putih di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. “Jika saya bisa, saya akan melakukannya,” tambahnya, dikutip Anadolu.


AS mempercepat langkah yang direncanakan dari markas diplomatiknya dari Tel Aviv ke Yerusalem bulan lalu, dengan harapan dapat mengadakan pembukaan seremonial pada hari yang sama saat Israel merayakan ulang tahunnya yang ke 70 pada tanggal 14 Mei.

Relokasi tersebut rencananya akan selesai pada akhir 2019.

Rencananya adalah prioritas pertama Amerika Serikat setelah Trump mengumumkan pada bulan Desember keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, yang menimbulkan badai penghukuman dari masyarakat internasional, termasuk sekutu dekat Washington.

Sejauh ini, tidak ada negara lain yang mengikuti jejak Washington, meskipun ada seruan dari para pemimpin Israel untuk melakukannya, dan keputusan tersebut telah meningkatkan usaha Amerika untuk menegosiasikan kesepakatan damai Palestina-Israel yang telah dibuat semakin sulit dipahami setelah deklarasi tersebut.

Advertisement