AS Pertimbangkan Opsi Militer untuk Assad karena Tak Berhenti Serang Aleppo

Ilustrasi Warga Aleppo kocar-kacir menyelamatkan diri. Foto: Reuters

SURIAH (KBK) – Pemerintah Presiden Barack Obama mulai mempertimbangkan opsi militer untuk Presiden Bashar alAssad karena telah menyerang Aleppo.

Hal itu dikatakan pejabat Amerika Serikat, kepada Reuters, Kamis (29/9/2016).

Amerika Serikat (AS) juga telah memilih mengakhiri pembicaraan dengan Rusia tentang Suriah setelah serangan mematikan ke
Aleppo.

Pejabat AS mengatakan, pemerintahnya sedang mencari cara lain untuk mengakhiri perang di Suriah yang telah berlangsung
selama lebih dari lima tahun.

Berbicara di Dewan Atlantik pada hari Kamis, (29/9/2016) John Kerry mengatakan, AS menangguhkan diskusi dengan Rusia karena dinilai Rusia melakukan pemboman yang tidak rasional.

Dia mengatakan, AS tidak melihat Rusia serius dalam langkah damai. ” Tidak masuk akal kalau pesawat-pesawat tempur Rusia dan Suriah membom daerah Rebelheld, kota terbesar kedua di Suriah,” jelas Kerry.

Sebelumnya AS telah bekerja sama dengan Rusia untuk untuk mengamankan gencatan senjata di Suriah.

Gencatan senjata runtuh minggu lalu, setelah beberapa hari relatif tenang.

Pemboman ke Aleppo telah menewaskan lebih dari 400 orang dan sedikitnya 1.700 terluka sejak minggu lalu.

Dikutip dari Al Jazeera, menanggapi AS, Sergei Ryabkov, wakil menteri luar negeri Rusia, mengatakan ancaman AS untuk menunda pembicaraan tentang Suriah karena pemboman ke Daerah Rebelheld, Aleppo, merupakan tindakan emosional.

Ryabkov juga menolak seruan AS untuk gencatan senjata selama seminggu.

Advertisement