
SURIAH – Pemimpin Suriah, Bashar al-Assad menuduh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sebagai pemicu utama dalam pertempuran mematikan antara pasukan Armenia dan Azerbaijan di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh.
“Dia (Erdogan) adalah penghasut utama dan pemrakarsa konflik baru-baru ini di Nagorno-Karabakh antara Azerbaijan dan Armenia,” kata Assad, ketika melakukan wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA, seperti dikutip Middle East Monitor.
Sebelumnya Presiden Prancis, Emmanuel Macron juga menyatakan jika Turki telah mengirim jihadis Suriah untuk berperang dalam konflik tersebut.
Namun Turki kerap membantah terlibat dalam pertempuran di Karabakh dan menepis tuduhan bahwa pihaknya mengirim tentara bayaran ke daerah sengketa itu.
Turki juga menggambarkan tuduhan serupa sebagai bagian dari upaya Armenia untuk menciptakan “propaganda gelap” tentang negaranya.




