SYDNEY (KBK) – Seorang warga Australia dinyatakan positif terkena virus Zika setelah kembali dari Fiji, namun pihak berwenang menekankan dia tidak lagi menular.
Kawasan Asia-Pasifik kini sangat siaga terhadap penularan virus Zika dari nyamuk yang saat ini sedang berjangkit di Amerika. Dan WHO juga telah menyatakan darurat global awal Februari 2016 lalu. Virus Zika menyebabkan anak cacat lahir.
Otoritas Queensland, Kamis (28/4/2016) mengatakan, tindakan vektor-kontrol untuk pencegahan sedang dilakukan di sekitar rumah wanita, warga Asutralia yang dinyatakan positif terkena zika tersebut.
Menurut pemerintah, wanita ini terinfeksi di Fiji dan ketika pulang ke Australia, kondisinya sudah sehat dan tidak menular. Sejauh ini sudah ada 19 korban Zika di Australia.
Seperti dilaporkan Xinhua, pihak berwenang tetap berhati-hati terhadap warga yang kembali baru sembuh dari virus zika itu.




