SIGI – Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Kulawi di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin malam.
Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Asrul, mengatakan berdasarkan informasi awal dari Camat Kulawi, banjir terjadi sejak sore hari menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sepanjang hari Senin.
Asrul mengatakan pihaknya masih mendata kerusakan bangunan dan lahan kebun masyarakat.
Banjir tersebut meluap hingga ke permukiman penduduk di sejumlah desa di Kecamatan Lukawi, khususnya yang berdekatan dengan sungai. Juga ada beberapa titik badan jalan yang ada di Kecamatan Kulawi hingga malam ini masih terendam banjir dan juga ada beberapa tempat pada poros jalan Palu-Gimpu longsor dan badan jalan tertimbun.
Asrul mengaku, seperti dilansir Antara, hampir seluruh wilayah di Kabupaten Sigi termasuk rawan banjir,longsor, bahkan gempabumi karena berada pada patahan gempa Moa.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Sigi seperti Kulawi, Kulawi Selatan, Palolo, Nokilalaki,Dolo, Dolo Selatan, Gumbasa, Tanambulava, Marawola dan Sigibiromaru selama ini rawan bencana banjir.
Banjir bandang terbesar di Kabupaten Sigi terjadi pada Apirl dan Mei 2019 di Kecamatan Dolo Selatan dan Kecamatan Gumbasa yang mengakibatkan ratusan rumah warga tertimbun lumpur dan hingga kini penduduk masih bertahan di lokasi pengungsian yang disediakan oleh Pemkab Sigi tidak jauh dari lokasi banjir.





