Banjir dan Longsor di Afrika Selatan Tewaskan 32 Orang

Ilustrasi Banjir di Afrika Selatan/ Anadolu

AFRIKA SELATAN – Hujan lebat  menyebabkan banjir dan tanah longsor di provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, dan menewaskan sedikitnya 32 orang.

Menteri Provinsi untuk Tata Kelola Koperasi dan Urusan Tradisional Nomusa Dube-Ncube mengkonfirmasi kematian pada berita televisi eNCA pada Selasa (23/4/2019) sambil memeriksa salah satu wilayah  yang terkena dampak.

“Situasinya sangat serius. Prioritas kami sekarang adalah untuk menyelamatkan nyawa, ”katanya. “Tingkat kerusakan infrastruktur termasuk jalan yang banjir dan tersumbat, bangunan yang runtuh dan pemadaman listrik sebagai akibat dari kerusakan kabel listrik,” katanya, dikutip Anadolu.

Dia mengatakan beberapa korban sedang ditampung di aula komunitas di seluruh provinsi.

Hujan lebat dimulai Senin malammenghantam bagian KwaZulu-Natal dan Eastern Cape. Banyak rumah dan jalan telah banjir atau hancur. Tanah longsor juga menghancurkan rumah-rumah di wilayah itu yang menyebabkan kematian.

Militer mengatakan pada Selasa mereka mengirim pasukan untuk membantu menyelamatkan dan mengevakuasi para korban yang terperangkap di Port St. Johns di Eastern Cape.

Para pejabat khawatir angka kematian kemungkinan akan meningkat karena pekerja penyelamat terus mencari korban selamat.

Advertisement