BANDUNG – Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, menjadi salah satu wilayah yang terparah terdampak banjir di Kabupaten BandungĀ dengan ketinggian air mencapai dua meter lebih.
Kondisi tersebut diperparah dengan tidak adanya listrik pada malam hari sehingga gelap gulita.
Babinsa Koramil Dayeuhkolot, Serka Emil Sodikin mengatakan ketinggian air mencapai dua meter lebih dengan titik terdalam berada di RW 04, 03, 05 dan 14, saat hujan deras pada Kamis (4/4/2019).
Ia mengungkapkan, saat ini sebagian warga mengungsi di kantor desa dan di shelter pengungsian yang masih berada di kawasan desa. Sementara sebagian masih ada yang bertahan di rumahnya karena memiliki lantai dua.
“Sekarang lampu dimatikan dan gelap gulita,” katanya.
Dirinya mengatakan dengan kondisi hujan yang masih terjadi sekarang maka ketinggian air diperkirakan akan kembali naik. “Warga satu desa disini kurang lebih 12 ribu jiwa. Yang terendam kurang lebih sekitar 70 persen,” katanya.
Dirinya menambahkan, saat ini bantuan untuk warga korban banjir belum ada. Terakhir bantuan yang tersisa pada banjir minggu lalu hanya tiga dus mi instan, satu karung beras.
“Belum ada lagi bantuan. Selama ini bantuan dari BPBD maupun dinsos datang saat banjir tinggal menyisakan ketinggian setengah meter. Seharusnya bantuan dikirim sekarang saat banjir tinggi-tingginya,” katanya, dilansir Republika.co.id.





