Banjir Sampang Mulai Surut, Lalu Lintas Masih Lumpuh

Ilustrasi/ Foto: Antara
SAMPANG – Banjir yang melanda Kota Sampang, Jawa Timur sejak Rabu (8/2/2017), hari ini, Jumat (10/2/2017) ketinggian air di sejumlah wilayah yang terendam banjir berangsur surut.
Salah satunya seperti di sekitar Monumen Kota Sampan, genangan banjir hanya antara 30 hingga 40 Cm, jika ebelumnya mencapai 1 meter. “Di beberapa desa lain yang tergenang banjir, kini juga mulai surut,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Wisno Hartono, Jumat siang, seperti dilansir Antara.
Selain itu, data Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Sampang menyebutkan, selain di sekitar monumen Kota Sampang, daerah lain yang kini juga mulai surut, antara lain di di Desa Kamuning, Pangilen, Banyumas, dan Desa Tanggumong.
Sementara, meski banjir mulai surut, namun hingga Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB, arus lalu lintas di dalam kota masih lumpuh dan belum bisa dilalui kendaraan bermotor. Para pengendara kendaraan bermotor dari arah Pamekasan yang hendak menuju Surabaya diarahkan agar melalui jalur alternatif, yakni melalui Jalan Samsul Arifin dan demikian juga dari arah sebaliknya.
Begitupun dengan jalur lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben, juga masih lumpuh total, karena genangan banjir di jalur ini masih tinggi yakni antara 40 Cm hingga 60 Cm.
Luapan Sungai Kalikamuning kali ini telah merendam tujuh desa dan enam kelurahan. Ketujuh desa yang terendam banjir kali ini, meliputi Desa Kamuning, Desa Pangilen, Banyumas, Tanggumong, Pasean, Desa Panggung, dan Desa Gunung Maddah.
Sedangkan, enam kelurahan yang kini terendam banjir masing-masing Kelurahan Dalpenang,  Rongtengah, Kelurahan Gunung Sekar, Kelurahan Karang Dalam bagian timur, Banyuanyar, dan Kelurahan Polagan bagian utara.

 

Advertisement