CHINA – Banjir yang parah melanda provinsi Shaanxi awal Agustus lalu menyisakan kisah inspiratif seorang anak berusia 12 tahun, Hu Zhibo.
Hu Zhibo menjadi viral dan banyak dibicarakan netizen China karena kerelaannya menjadi sekarelawan bencana alam yang telah membuatnya kelelahan setiap hari.
Diketahui banjir telah menghancurkan 100.000 lebih rumah dan di tengah kehancuran tersebut, ia bekerja keras melakukan semua yang dia bisa untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Ia menjadi relawan muda yang kelelahan dan tertangkap kamera tengah berada di tumpukan botol air di kota Yulin, tidur siang dengan mulut terbuka di bawah sinar matahari.
Menurut ibu anak itu, Zhibo telah menggunakan liburan musim panasnya yang berharga untuk membantu pekerja bantuan, bekerja keras selama 10 jam sehari untuk membantu mengangkut barang dan membangun penghalang banjir.
Foto Hu telah menjadi viral di media sosial China dengan banyak netizen memuji dia sebagai pahlawan atas kerja keras, dedikasinya, dan kasih sayang. “Saat anak ini tumbuh, negara kita tidak perlu khawatir,” komentar seorang netizen, seperti dilansir Shanghaiist.
Sementara itu, yang lain bertanya-tanya apakah Hu sebenarnya tidak terlalu muda untuk pekerjaan semacam ini, khawatir bahwa ia harus menghabiskan musim panasnya yang harusnya dipakai bermain, dan tidak semestinya mengangkut karung beras dan dus mie bagi para korban banjir.





