Basarnas Perpanjang Masa Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang Parigi Moutong

Ilustrasi Banjir bandang Sentani/ AFP

PARIGI MOUTONG – Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu memperpanjang operasi SAR pencarian korban banjir bandang di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah selama tiga hari.

Kepala Seksi Oeprasi Kantor SAR Palu Andi Sultan mengatakan sudah genapĀ  pencarian tujuh hari pada Rabu (3/8), dan operasi SAR memperpanjang tiga hari atas permintaan pemerintah setempat.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan seluruh unsur dan potensi SAR terlibat, namun hingga hari keenam pencarian empat korban yang hilang pada peristiwa banjir bandang di Parigi Moutong belum membuahkan hasil.

Operasi hari keenam korban banjir, tim SAR memperluas area pencarian. Penyisiran dimulai dari reruntuhan bangunan dan muara Sungai Torue, hingga pesisir pantai Kecamatan Sausu pada arah selatan.

Sedangkan penyisiran bagian Utara, pencarian hingga perbatasan Kota Parigi, ibu kota Kabupaten Parigi Moutong menggunakan perahu karet dibantu perahu nelayan setempat.

“Kami membagi tiga grup/SRU dalam proses pencarian. Operasi SAR juga didukung dengan alat deteksi khusus Aqua Eye namun belum menunjukkan tanda-tanda,” ujar Andi, dilansir Antara.

Operasi SAR, didukung sejumlah sarana dan prasarana diantaranya tiga perahu karet, alat selam dan alat deteksi khusus Aqua Eye serta 245 orang dari tim SAR gabungan.

 

Advertisement