PURWAKARTA – Enam unit rumah dan satu bangunan sekolah rusak akibat tertimpa batuan berukuran besar seberat 200 ton, di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Selasa (8/10/2019).
Masyarakat menduga jatuhnya batu tersebut akibat aktivitas tambang di dekat permukiman mereka yang menggunakan bahan peledak.
“Ledakan itu sepertinya telah memicu batu-batuan besar dari gunung jatuh menimpa rumah warga,” kata Kepala Desa Sukamulya, Oded, di lokasi kejadian, dikutip Pikiran Rakyat.
Dari data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, tercatat sebanyak tujuh bangunan yang mengalami kerusakan parah karena tertimpa material batu.
Batu yang jatuh menggelinding dari ketinggian hingga 500 meter juga menghancurkan pepohonan dan jalan yang biasa digunakan warga. Lintasan jatuhnya batu seberat sekitar 200 ton itu menimbulkan cekungan sedalam beberapa cm.
“Batu yang jatuh tak terhitung jumlahnya. Dari mulai yang seukuran kepala sampai yang seukuran rumah,” ujar Oded.
Namun, ia bersyukur tidak ada warga yang menjadi korban jiwa maupun luka-luka karena warga tengah beraktivitas di luar ruangan pada saat kejadian.





