BANGKA – Angin kencang telah merusak sebanyak 18 unit rumah warga di Desa Celuak, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Tengah, Hj Iriani mengatakan keluarga yang terdampak lebih sabar menerima dan pemerintah daerah tentu tidak akan tinggal diam.
Hal itu dikatakannya saat mengunjungi rumah warga terdampak bencana angin kencang di Desa Celuak dan meminta anak-anak korban angin kencang tetap semangat bersekolah dan bermain.
“Anak-anak harus tetap semangat belajar, kejadian ini tentu tidak kita hendaki maka harus tegar dan kuat,” ujarnya, dilansir Antara.
Dalam kesempatan itu, Hj Iriani mendampingi langsung penyerahan bantuan material rumah yang terkena dampak angin kencang dari pemerintah daerah.
Berdasarkan data BPBD Bangka Tengah tercatat sebanyak 18 rumah mengalami rusak berat dan ringan akibat angin kencang pada Rabu (8/5/2019) sore dengan kerugian ditaksir sekitar Rp70 juta.
Namun demikian, keluarga yang terdampak masih tetap bertahan menghuni rumah yang dalam kondisi rusak.





