Bentuk Sedekah Jariyah

JAKARTA – Sedekah memiliki tempat penting dalam ajaran Islam. Salah satu bentuk sedekah yang sangat dianjurkan adalah sedekah jariyah.

Sedekah jariyah adalah amalan berbagi yang memberikan manfaat tidak hanya dalam waktu singkat tetapi juga memiliki dampak jangka panjang, bahkan setelah pelakunya meninggal dunia.

Dalam Bahasa Arab, kata “jariyah” memiliki arti “lanjut” atau “terus menerus”. Jadi, sedekah jariyah dapat didefinisikan sebagai sedekah yang pahalanya terus mengalir.

Sedekah jariyah memiliki cakupan yang sangat luas. Ini mencerminkan pandangan positif Islam terhadap sedekah, yang bertujuan untuk memastikan distribusi kekayaan di antara sesama muslim menjadi lebih merata.

Dengan demikian, kekayaan tidak hanya terkonsentrasi pada orang-orang yang sudah kaya. Lantas, apa sajakah bentuk-bentuk sedekah jariyah? Apakah harus sesuatu yang berjangka panjang manfaatnya? Yuk, simak!

  • Pembangunan Infrastruktur Kemanusiaan

Sebagai investasi berjangka panjang, sedekah jariyah dapat berbentuk suatu infrastruktur kemanusiaan, seperti pembangunan Masjid, sekolah, rumah sakit, sumur, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang memberikan manfaat kepada banyak orang.

  • Ilmu Pengetahuan

Selain infrastruktur, sedekah jariyah juga bisa berupa ilmu pengetahuan. Caranya adalah dengan mensponsori atau mendukung pendidikan dan penyebaran ilmu pengetahuan, seperti pendirian perpustakaan, pemberian beasiswa, atau penyebaran buku tulis, Qur’an, dan sebagainya.

  • Pertanian

Menanam pohon dan berinvestasi dalam sektor pertanian juga dapat menjadi salah satu bentuk sedekah jariyah. Pasalnya, menanam pohon dan bertani dapat memberikan manfaat ekologi dan ekonomi yang panjang bagi masyarakat di sekitarnya.

  • Program Sosial

Ada juga sedekah jariyah yang berbentuk program sosial. Bentuk ini biasanya muncul dari suatu kondisi sosial ekonomi masyarakat seperti kelaparan, kekeringan, hingga kemiskinan.

5 Contoh Sedekah Jariyah

Setelah mengetahui definisi singkat hingga bentuk-bentuk sedekah jariyah, kini kami akan memberikan 5 contoh sedekah jariyah yang bisa Anda lakukan untuk keberlangsungan umat di sekeliling kita. Yuk, simak contoh-contohnya di bawah ini!

  • Membangun Masjid

Contoh sedekah jariyah yang pertama adalah mendirikan atau membangun masjid. Selain berguna untuk umat, membangun masjid juga merupakan salah satu upaya untuk mengalirkan pahala yang tidak terputus, bahkan ketika kita sudah meninggal.

Hal tersebut dikarenakan, ketika masjid dibangun, maka akan banyak umat Islam yang terbantu dari segi ibadah, sehingga menjadi ladang pahala bagi para pembangunnya.

  • Membagikan Buku dan Alat Tulis

Salah satu contoh lainnya dari sedekah jariyah adalah membagikan buku dan alat tulis. Mengapa membagikan buku dan alat tulis bisa disebut sebagai amalan sedekah jariyah?

Hal tersebut dikarenakan bahwa buku dan alat tulis memiliki dampak berkepanjangan yang bisa memberikan manfaat luas bagi para penggunanya. Maka, selama buku dan alat tulis tersebut terus disalurkan oleh pemberi sedekah, selama itu pula amal jariyah terus mengalir.

  • Bercocok Tanam dan Berkebun

Bercocok tanam dan berkebun merupakan salah satu bentuk sedekah jariyah, jika tanah yang dimiliki merupakan suatu tanah yang bisa memberdayakan orang-orang atau masyarakat sekitar.

Dengan bercocok tanam dan berkebun, Anda bisa memberdayakan tidak hanya satu sektor, namun beberapa sektor di lingkungan sekitar, seperti tanah, tanaman, petani, bahkan warga sekitar dengan hasil panennya.

  • Penyaluran Air

Terakhir, ada penyaluran air. Air adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan membangun infrastruktur air yang terus mengalir, Anda bisa memberikan akses terhadap daya yang vital secara berkelanjutan kepada masyarakat. Maka, pahala yang akan didapatkan dari sedekah tersebut adalah pahala jariyah.

Sumber: BWI

Advertisement