BIMA (KBK) – Beredar info penjarahan pengiriman bantuan terjadi di Bima, karena korban banjir kekurangan pasokan makanan. Kabar itu santer beredar, Selasa (3/1/2017).
Setelah KBK mengkonfirmasi ke sumber yang terpercaya di Bima, info itu dibantah oleh sumber tersebut.
“Iya, memang ada beberapa kejadian penurunan paksa bantuan yang sedang dikirim. Namun itu hanya sebagian kecil saja dan tidak mewakili kondisi korban banjir secara keseluruhan,” jelas Asep Beni, Manager Recovery Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, yang bertugas di Bima, ketika dihubungi KBK melalui telepon selular.
“Sejauh yang saya tahu sebelum 31 Desember, kondisi Bima sudah mulai kondusif,” jelasnya.
Di jelaskan Asep, memang di Bima karakter masyarakatnya sangat unik, antara desa di sana berbeda karakter. Jadi bagi relawan yang akan terjun ke Bima harus memahami karakter itu.
Asep kembali menegaskan bahwa saat ini kondisi Bima sudah kondusif, sebagian masyarakat sudah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan rumahnya. Relawan pun demikian dari manapun berdatangan membantu masyarakat korban banjir Bima.




