WASHINGTON – Gedung putih menyatakan jika pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman pada Selasa membahas situasi di Yaman, termasuk pemberontak Houthi dan aktivitas Iran serta krisis kemanusiaan.
“Di Yaman, Presiden dan Putra Mahkota membahas ancaman yang diajukan Houthis ke wilayah itu, dibantu oleh Korps Pengawal Revolusi Islam Iran,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (21/3/2018) dilansir Reuters.
“Para pemimpin membahas langkah-langkah tambahan untuk mengatasi situasi kemanusiaan dan sepakat bahwa resolusi politik untuk konflik pada akhirnya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat Yaman,” kata pernyataan itu.
Sebuah koalisi yang dipimpin Saudi melakukan intervensi di negara tetangga Yaman pada tahun 2015 melawan Houthis yang berhaluan Iran, yang telah menggulingkan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional. Perang saudara telah menewaskan sekitar 10.000 orang.