Biasa Bawa Beras dan Kompor, Jemaah Haji Asal Madura Sekarang Tertib

Ilustrasi

SURABAYA – Calon jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama untuk wilayah Jawa Timur berasal dari berbagai kabupaten, salah satunya adalah jemaah Haji asal Kabupaten Sumenep, Madura. Total keseuruhan ada 445 calon jemaah haji dan 5 pendamping haji dari daerah yang akan diberangkatkan hari ini, dari Embarkasi, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“Iya sekitar pukul 08.30 WIB, diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menuju Bandara Juanda dan baru pukul 10.30 WIB, calon jemaah haji diberangkatkan menuju Madinah,” terang Kabid Penyelenggara Haji dan Umroh Embarkasi Surabaya, Sakur (09/08/16) seperti dilansir Merdeka.com.

Perbedaan terasa tampak pada kloter yang memberangkatkan jamaah haji asal Sumenep, Madura, karena biasanya ketika hendak menuju Tanah Suci tak sedikit dari jamaah yang membawa barang bawaaan aneh seperti magic jar, beras, tembakau, panci dan kompor.

Semua barang tersebut langganan ditemukan saat calon jamaah haji tiba di Embarkasi Surabaya, untuk menjalani pemeriksaan melalui X-Ray.

“Semuanya itu selalu ditemukan untuk calon jamaah haji dari Madura. Tapi, tahun ini benar-benar bersih tidak ditemukan apapun. Perubahan telah terjadi, sekarang jauh lebih tertib,” tandas dia.

Advertisement