JAKARTA – Mendekati puncak musim hujan, BMKG terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan curah hujan karena adanya potensi bencana.
Sepekan ke depan, BMKG juga mengimbau sejumlah daerah karena berdasarkan hasil pantauan terkini kondisi atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas gelombang atmosfer.
Kepala Pusat Meterologi Publik BMKG A Fachri Radjab menjelaskan, beberapa sirkulasi atau pusaran aliran udara terbentuk di sekitar wilayah Indonesia, diantaranya terdapat di perairan Barat Aceh, Laut Natuna dan Selat Karimata.
“Sirkulasi ini akan memberikan dampak berupa meningkatnya konsentrasi kelembapan udara untuk mendukung pertumbuhan awan,” katanya, dilansir Antara, Minggu (9/12/2018).
Sirkulasi tersebut juga memicu terbentuknya wilayah konvergensi/pertemuan massa udara di sepanjang pesisir Barat Sumatera, Kalimantan bagian Barat hingga Selat Karimata dan pulau Jawa.
Wilayah konvergensi tentunya akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan di wilayah yang dilaluinya. Pola kondisi atmosfer seperti ini akan bertahan dalam periode seminggu ke depan, sehingga kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari kedepan.
Sejumlah daerah yang berada dalam kondisi tersebut yaitu, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.
Selain itu berpotensi juga terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua Barat serta Papua.





