JAKARTA – Kasubdit Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budhi Erwanto mengklaim bencana kekeringan di daerah-daerah kini sudah bisa ditangani.
Menurutnya BNPB sudah memberikan bantuan hingga menganggarkan dana.
Ia menambahkan, BNPB memberikan bantuan dropping air bersih sesuai permohonan daerah. BNPB juga menyediakan dana siap pakai untuk mengatasi kekeringan di daerah. Dana itu termasuk untuk pembelian air, pembuatan embung, tangki cadangan, dan lainnya.
“Kekeringan sudah berkurang dan kami konsentrasi (penanganan) bencana,” ujarnya, pada Republika.co.id, Jumat (14/9/2018).
Sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun Posko BNPB per 6 September 2018, kekeringan melanda 11 provinsi yang terdapat di 111 kabupaten/kota, 888 kecamatan, dan 4.053 desa. Kekeringan telah menyebabkan 4,87 juta jiwa terdampak.
Masyarakat mengalami kekurangan air bersih sehingga harus mencari air ke sumber-sumber air di tempat lain. Sebagian harus membeli air bersih dan menggantungkan pada bantuan dropping air bersih.





