Peringatan, Bogor Alami Krisis Air Bawah Tanah!

Ilustrasi kebun raya bogor/ Ist

BOGOR –  Kondisi air bawah tanah di wilayah kota Bogor, Jawa Barat sudah dalam kondisi kritis, disebabkan berkurangnya kawasan hutan, dan pencemaran.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Aulia Guntang mengatakan berdasarkan hasil penelitian dari Jawa Barat tahun 2016 lalu, Kota Bogor masuk kategori kritis air bawah tanah. Jika ini tidak cegah, lima tahun ke depan warga akan kesulitan air.

Menurutnya Pemerintah Kota Bogor  berupaya mencegah terjadinya krisis air bawah tanah dengan membatasi penggunaannya dan meningkatkan sosialisasi untuk menggalakkan penanaman pohon serta pembuatan biopori.

Biopori tidak hanya berfungsi untuk menangkap air hujan, tetapi juga mengurangi pembuangan sampah organik ke tempat pembuangan akhir sampah.  Jika setiap wilayah Rukun Tetangga memiliki satu lubang biopori, maka pembuangan sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir Galuga bisa berkurang 25 persen.

“Kami akan mengintensifkan pengawasan kepada pihak swasta yang berinvestasi di Kota Bogor, memastikan komitmen mereka untuk pengelolaan lingkungan, benar dipenuhi atau tidak, jika tidak akan diberikan peringatan,” katanya, Senin (27/2/2017, demikian dilaporkan Antara.

Advertisement