Bom Ataturk, Dua Pelajar WNI Gagal Pulang

Bandara Ataturk, Istanbul/ AFP

TURKI – Serangan bom di Istanbul Turki menyebabkan gagalnya dua pelajar WNI di Turki pulang ke tanah air untuk merayakan lebaran di negeri sendiri.

Seperti dilaporkan CNN, berdasarkan keterangan dari Perhimpunan Pelajar INdonesia di Turki, “Sementara, ada dua pelajar yang menuju bandara via Turkish Airlines tertahan di durak (stasiun) Yeni Bosna, sekitar 2 stasiun sebelum bandara karena metro bawah tanah menuju airport ditutup. Kini, penerbangannya di-cancel.”

Menurut PPI Turki, kedua pelajar itu sekarang bertahan di rumah teman mereka di kawasan Yeni Bosna, Istanbul, meskipun otoritas Turki sudah membuka kembali Bandara Ataturk.

PPI Turki juga menjelaskan bahwa sekarang ini memang banyak pelajar yang pulang ke Indonesia untuk menikmati libur musim panas. Saat bom terjadi, beberapa pelajar sudah berada di pesawat.

“Saat terjadi bom, Alhamdulillah info yang kami himpun teman-teman sudah di pesawat, baik yang menggunakan Royal Jordan maupun Qatar Airlines,” tulis PPI Turki.

Hingga saat ini, tidak ada laporan adanya korban pelajar Indonesia dalam insiden yang menelan 36 nyawa dan melukai hampir 150 orang ini. Namun, PPI Turki akan terus berkoordinasi guna mendapatkan informasi terkini. Seperti sebelumnya telah dikonfirmasi Kemenlu RI bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban atas insiden mengenaskan ini.

Advertisement