BPBD: 91 Desa di Banyumas Rawan Kekeringan

Ilustrasi Bantuan Air Bersih untuk warga Sragen. Foto:KRJogja

PURWOKERTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengatakan 91 desa/kelurahan yang tersebar di 21 kecamatan di wilayahnya rawan kekeringan.

Dia memperkirakan jumlah desa/kelurahan yang rawan kekeringan di Banyumas pada tahun 2023 berkurang seiring dengan adanya program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) maupun perluasan jaringan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Satria Banyumas.

Ia mengatakan, seperti dilansir Antara, wilayah kecamatan di Banyumas yang tingkat kerawanan kekeringannya tinggi, antara lain Gumelar, Purwojati, Somagede, Jatilawang, Cilongok, dan Ajibarang.

Di wilayah-wilayah tersebut, jika dalam kurun satu bulan tidak terjadi hujan akan berdampak kekeringan.

Selain berdampak terhadap kekeringan, musim kemarau juga mengakibatkan terjadinya krisis air bersih di wilayah Banyumas seperti Desa Nusadadi yang sumber airnya sering kali terintrusi air laut, sehingga berasa payau dan tidak layak minum.

Pihaknya telah menyiagakan dua armada tangki air masing-masing berkapasitas 5.000 liter sebagai sarana untuk menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

 

 

Advertisement