JOMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mengimbau masyarakat waspada banjir, puting beliung, serta tanah longsor.
Dijelaskan Kepala BPBD Jombang, Nur Huda, Jumat (17/2/2017), kawasan rawan longsor terletak di Kecamatan Bareng dan Wonosalam, karena tempat tersebut merupakan lereng pegunungan Anjasmoro.
Sementara untuk lokasi rawan banjir adalah kawasan di sekitar DAS (daerah aliran sungai). Itu karena banyak tanggul sungai yang kondisinya sudah kritis. Sementara pada saat ini curah hujan masih tinggi. Tingginya intensitas hujan itu baru menurun pada April mendatang.
“Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat. Padahal banyak tanggul yang sudah kritis. Nah, kondisi itu menyebabkan tanggul rawan jebol. Kalau sampai jebol maka akan membanjiri pemukiman,” katanya, seperti dilansir Beritajatim.
Selain itu ia juga memberitahu beberapa DAS yang harus diwaspadai. Di antaranya, Sungai Gunting, Kali Pancir dan Catak Banteng. Sungai-sungai tersebut melintasi Kecamatan Mojowarno, Mojoagung dan Sumobito.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mengingatkan agar masyarakat selalu waspada akan datangnya bencana. Hal itu mengingat masih tingginya curah hujan di bulan ini.
Bencana yang patut diwaspadai itu meliputi banjir, puting beliung, serta tanah longsor. “Untuk kawasan rawan longsor terletak di Kecamatan Bareng dan Wonosalam. Karena tempat tersebut merupakan lereng pegunungan Anjasmoro,” ujar Kepala BPBD Jombang, Nur Huda, Jumat (17/2/2017).
Untuk lokasi rawan banjir, lanjut Nur Huda, yang berpotensi adalah kawasan di sekitar DAS (daerah aliran sungai). Itu karena banyak tanggul sungai yang kondisinya sudah kritis. Sementara pada saat ini curah hujan masih tinggi. Tingginya intensitas hujan itu baru menurun pada April mendatang.
“Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat. Padahal banyak tanggul yang sudah kritis. Nah, kondisi itu menyebabkan tanggul rawan jebol. Kalau sampai jebol maka akan membanjiri pemukiman,” katanya menambahkan.
Nur Huda lantas membeber beberapa DAS yang harus diwaspadai. Di antaranya, Sungai Gunting, Kali Pancir dan Catak Banteng. Sungai-sungai tersebut melintasi Kecamatan Mojowarno, Mojoagung dan Sumobito.
Terakhir, bencana angin puting beliung menurutnya dapat terjadi sewaktu-waktu dan dimana saja, terutama kawasan pemukiman yang berbatasan dengan daerah lapang.





