MEDAN – Kepala KedaruratanBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanel mengatakan jika kini pihaknya tengah mempersiapkan bantuan bagi para korban gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang pada Senin (16/1/2017) malam.
Namun hingga kini pendataanmasih terus berlanjut tentang jumlah rumah dan bangunan yang rusak pascadilanda gempa.
“Ada langkah yang kami ambil saat ini yakni melakukan pendataan bagi korban bencana gempa. Nantinya, kami akan memberikan bantuan awal berupa kebutuhan dasar masyarakat,” kata Natanel, Selasa (17/1/2017).
Ia mengatakan, jumlah bangunan yang rusak akan diakumulasikan dan dicari tahu apakah benar bangunan yang rusak karena agempa atau faktor lain. Terkhusus bagi rumah warga, katanya, akan diperbaiki secara bertahap.
“Bila memungkinkan, rumah warga yang rusak akan kami perbaiki. Namun, perbaikan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Natanel, dilansir Tribun Medan.
Data sementara, ada empat desa yang terdampak gempa. Adapun desa tersebut yakni Desa Kebayakan, Desa Ujung Payung, Desa Ujung Teran dan Desa Ndeskati.
Keempat desa itu dikabarkan dekat dengan titik awal gempa. Sejauh ini, belum ada ditemukan korban meninggal dunia akibat peristiwa ini.





