SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memastikan tidak ada kerusakan bangunan baik rumah warga maupun fasilitas umum dan lainnya yang disebabkan getaran gempa dengan magnetudo (M) 5,5 yang berpusat di Kabupaten Bayah, Banten pada Minggu (9/10).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Imran Wardhani mengatakan, meskipun dipastikan tidak ada kerusakan bangunan di Kota Sukabumi tetapi pihaknya menginstruksikan para petugas di setiap kecamatan untuk bersiaga serta buka mata dan telinga khawatir ada kerusakan yang tidak terdata.
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar waspada khawatir terjadi gempa susulan yang bisa saja magnetudonya lebih besar. Maka dari, warga agar tetap mengikuti perkembangan informasi.
Namun demikian, masyarakat diimbau agar tidak percaya kepada informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoaks apalagi sampai ikut menyebarkan di media sosial yang bisa menimbulkan kepanikan.
“Seluruh elemen masyarakat harus selalu waspada dan siaga, di tengah kondisi cuaca yang ekstrem seperti sekarang ini tidak hanya gempa, tetapi berpotensi terjadinya bencana banjir, longsor dan lainnya,” tambahnya.
Gempa dengan M 5,5 mengguncang Bayah, Banten pada Minggu (9/10) dan getarannya dirasakan hingga Sukabumi. Menurut kesaksian seorang warga, Erma, getaran tersebut dirasakan cukup kencang, “Astgafirullah getarannya kenceng, sampai kaget,” ujarnya dalam pesan singkat.





