BANDUNG – Aul (50), seorang petugas keamanan perumahan, menjadi saksi pertama peristiwa banjir bandang menerjang Perumahan Jatiendah Regency, RT 04 RW 16 Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang Kota Bandung.
“Karena pos jaga tepat dipinggir sungai, saya mendegar seperti ada suara berdentum setelah dicek ternyata benteng sungai ambruk dan kemudian air di jalan naik dengan cepat, saya langsung teriak-teriak memberitahu warga,” ujar Aul yang mengaku kesulitan memberitahu warga karena mayoritas sudah tidur.
Warga yang berusaha keluar rumah dalam waktu singkat panik karena kesulitan membuka pintu yang sudah terendam air setinggi perut orang dewasa.
“Saya waktu itu berusaha untuk menolong anak-anak dan ibu-ibu, kebetulan saya ingat di ibu Firdasari dan Nuraini ada anak kecil, yang bisa saya selamatkan hanya seorang anak saja dan saat menolong ibu Nuraini dan Rauvan bayinya saya tidak kuat karena keduanya terjepit lemari entah kursi,” ujar Aul, dikutip PR.
Diberitakan sebelumnya tiga warga tewas akibat banjir bandang ini, yakni Firdasari (35), Nuraini (25) dan Rauvan (17 bulan).





