Covid-19: Tertinggi di Dunia

Angka kasus infeksi Covid di Indonsia pada 13 Juli (47.899 kasus) menyalip India dan tertinggi didunia.

REKOR demi rekor angka penambahan harian kasus infeksi Covid-19 di Indonesia terpecahkan dalam beberapa pekan ini, dan Selasa (13/7) dengan 47.899 kasus sudah melampaui India bahkan angka penambahan harian tertinggi di dunia.

Sehari sebelumnya, (12/7), dengan 40.427 kasus baru dan 891 kematian akibat Covid-19 juga tercatat sebagai rekor kasus harian tertinggi disusul UK (34.471 kasus dan enam kematian), India (30.827 kasus dan 546 kematian) dan Rusia (25.140 kasus dan 182 kematian).

Angka kasus harian tertinggi paparan Covid-19 di Indonesia sebelumnya pernah dicapai pada 30 Januari (14.518 kasus) , lalu trennya menurun, dan mulai dilampaui sejak 21 Juni (14.536 kasus) dan melonjak di atas 20.000 kasus pada 24 Juni.

Setelah itu, nyaris tiada hari tanpa rekor baru, bahkan penambahan kasus pada 7 Juli sudah menembus di atas 30.000 kasus (34.101) dan pada 12 Juli  menjadi 40.427 kasus dan terakhir pada 13 Juli (47.899).

Sementara di level global, pada 13 Juli tercatat 188.030.820 orang terpapar Covid-19, sebanyak 171.974.711 korban sembuh dan 4.055.269 meninggal.

Tiga besar negara korban Covid-19 (sampai 13/7): Amerika Serikat dengan total 34.761.520 orang terpapar dan 623.011 kematian  disusul India (30.901.301 terpapar dan 409.287 kematian), dan Brazil (19.106.971 terpapar dan 534.311 kematian).

Yang Sembuh Juga Banyak

Yang mengembirakan, jumlah korban Covid-19 yang sembuh juga cukup besar, pada 13 Juli tercatat 20.123 orang sehingga totalnya mencapai 2.319.601 orang, sedang total jumlah orang terpapar 2.615.519 orang  dan 68.219 total kematian (bertambah 864 orang).

Para pejabat Indonesia seperti dilaporkan Nikkei Asia, sudah memperingatkan bahwa varian delta menyebar di luar Jawa, pulau terpadat di Indonesia.

Yang mencemaskan, dari 270 juta penduduk, atau sekitar seperlima dari India (sekitar 1,3 miliar jiwa), di Indonesia tercatat sekitar 132 kasus per satu juta orang, sebaliknya di India hanya 26 per satu juta.

Belum lagi penelusuran kontak erat dengan korban terpapar (tracing) yang buruk di Indonesia (paling menjangkau lima orang dibandingkan idealnya 30-an orang), membuat jumlah korban nyata kemungkinan jauh lebih besar dari angka-angka resmi.

Begitu pula tingkat positivity rate atau angka per minggu persentasi kasus orang terpapar yang dikonfirmasi dengan jumlah orang yang diambil specimennya (testing) yang mencapai 30 persen dibandingkan dua persen di India.

India terus Turun

Walau di India ada 30,901.301 kasus Covid-19 dengan 410.784 kematian pada 13 Juli dibandingkan Indonesia hanya dengan 2.615.529 kasus dan 68.219 kematian, tren penyebaran Covid-19 di India yang  puncaknya, April 2021 pernah mencapai 410.784 kasus per hari , terus menurun.

Sebaliknya, di Indonesia korban Covid-19 yang dirujuk di RS terus mengalir ditandai keterisian tempat tidur di RS (BOR) di 12 provinsi di atas 70 persen, bahkan sejumlah RS sudah “over capacity”.

Selain keterbatasan daya tampung RS dan fasillitas kesehatan lainnya, para nakes yang kelelahan dan bertumbangan (sudah lebih 1.130 orang dokter, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya) juga menjadi ancaman penanganan Covid-19 saat ini.

Selain mengonversi sejumlah bangunan untuk dijadikan RS Darurat atau RS Lapangan,  merekrut tenaga nakes baru termasuk relawan, pemerintah juga harus berupaya membasmi para spekulan obat-obatan dan oksigen yang memanfatkan situasi untuk mencari laba.

Indonesia sedang dalam situasi kritis, sehingga segenap komponen bangsa hendaknya ikut bergabung dalam perang melawan Covid-19.

Bersama-sama, insyaallah kita menang!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement